Waspada Cuaca Ekstrem

Banjir, Longsor, dan Pohon Tumbang Hantui Warga


27 Jun 2020, 09:23:28 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem

BENCANA ALAM: Hujan sejak dini hari kemarin menyebabkan banjir di Perum Graha Mulawarman, Batakan. Musibah lainnya yaitu tanah longsor di kawasan Perum Wika, Balikpapan Baru, Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB), Balikpapan Utara. Serta pohon tumbang yang menimpa rumah warga di RT 11 Kelurahan Sepinggan Raya, Jumat (26/6) pagi.


Balpos.com, BALIKPAPAN - Kota Balikpapan Jumat (26/6) diguyur hujan seharian, sehingga membuat beberapa kawasan terendam banjir, longsor, hingga pohon tumbang. Musibah ini bukanlah hal baru bagi warga Balikpapan, namun warga berharap ada upaya dari pemerintah dalam meminimalisir kejadian banjir yang menghambat aktivitas warga tersebut.

Sejumlah musibah mewarnai sudut kota seperti banjir di kawasan Lamaru RT 17 Kecamatan Balikpapan Timur. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa atau sekira 40 centimeter, sehingga warga kesulitan beraktivitas secara normal karena akses jalan sulit dilalui.

Ketua RT 17 Lamaru, Iskandar mengatakan, air mulai naik sekira pukul 04.00 Wita. Bahkan ketinggian air sempat 1,5 meter dan berangsur surut. Bahkan hingga sore hari air masih setinggi 40 centimeter dan terus mengkhawatirkan warga.

"Ada 30 rumah yang terdampak, air mulai naik subuh tadi (kemarin,Red.) jam 04.00 Wita, terus sampai sore ini saja masih begini banjirnya. Jadi ya kami waspada terus ini," ungkap Iskandar.

Tidak hanya di Lamaru, beberapa wilayah lain seperti Perumahan Graha Mulawarman Batakan, Jalan Beller dan Gang Mufakat I menjadi langganan banjir ketika hujan deras turun. Bahkan warga sudah terbiasa membersihkan rumah ketika banjir menggenang sampai ke dalam kamar.

"Sudah biasa, selalu banjir kalau hujan deras turun. Jadi kalau sudah hujan turun nggak berhenti-berhenti, itu pasti kami siaga. Kalau malam ya nggak bisa tidur tenang. Sampai barang-barang itu saya bungkusin untuk antisipasi agar tidak rusak," ujar Tini, warga Gang Mufakat I.

Selain banjir, beberapa musibah longsor pun terjadi. Seperti di kawasan Perum Wika, Balikpapan Baru, Kelurahan Gunung Samarinda Baru (GSB), Balikpapan Utara. Ketua RT 15 Kelurahan GSB, Imam Santoso mengatakan, kejadian tersebut sekira pukul 05.00 Wita. Dimana saat itu intensitas hujan sedang tinggi.

"Tanggulnya jebol, jadi tanahnya tergerus karena ini parit besar," ujar Imam.

Dijelaskan Imam, memang saat ini kondisi jalan di atasnya masih bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, hanya saja dibutuhkan penanganan lebih cepat agar tidak terjadi dampak susulan.

"Ini harus segera diperbaiki, kalau tidak bakal terus tergerus dan rusak jalannya," tandasnya.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Suseno mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca buruk akhir-akhir ini. Warga juga diminta peka dan peduli terhadap lingkungannya, yakni membersihkan drainase dari sampah yang dapat menyumbat aliran air.

"Warga diminta untuk peka dan peduli terhadap lingkungannya. Perhatikan aliran air yang tersumbat, dibersihkan," imbau Suseno.

Prakirawan BMKG Balikpapan, Leonardo mengatakan, cuaca hujan memang akan terjadi selama beberapa hari ke depan, lantaran terjadi pembentukan awan hujan di area Kalimantan Timur khususnya di Balikpapan. Hal ini dikarenakan adanya pertemuan angin di area Utara Kalimantan.

"Iya ada pembentukan awan hujan karena di wilayah Utara Kalimantan ada pertemuan angin. Jadi selama beberapa hari ke depan memang turun hujan dari intensitas sedang sampai tinggi," jelas Leonardo. (yad/cal)




Moderated by Admin1


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Kurs Valuta

UPAH MINIMUM TAHUN 2020
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
KALTIM UMUM 2.981.378,72
BALIKPAPAN UMUM 3.069.315,66
BERAU UMUM 3.386.593,23
BONTANG UMUM 3.182.706,00
KUBAR UMUM 3.309.555,00
KUKAR UMUM 3.179.673,00
KUTIM UMUM 3.140.098,00
PASER UMUM 3.025.172,00
PPU UMUM 3.363.809,79
SAMARINDA UMUM 3.112.156,40