Ula Belum Bisa Dimintai Keterangan

Sudah Jalani Operasi, Kini dalam Perawatan


14 Sep 2019, 12:12:42 WIB

Ula Belum Bisa Dimintai Keterangan

LUKA PARAH: Kondisi Ula saat pertama kali mendapat tindakan medis akibat beberapa luka sabetan senjata tajam di tubuhnya.


BALIKPAPAN - Hingga saat ini Hairullah alias Ula (33) masih terbaring di rumah sakit pasca operasi di bagian hidung. Dia mengalami luka dan patah hidung lantaran saling timpas menggunakan parang dengan Rahmat alias Amat (37) ketika duel berdarah di kawasan Jalan Sumber Mulia Gang Greyhound RT 62 Kelurahan Muara Rapak, Balikpapan Utara, pada Rabu (11/9) lalu.

Hal itu membuat pihak kepolisian belum bisa memintai keterangan Ula. "Salah satu pihak masih diopname di rumah sakit pasca operasi, sehingga belum bisa dimintai keterangan," ujar Kapolsek Balikpapan Utara Kompol Supartono Sudin melalui Kanit Reskrim Iptu Subari, kemarin (13/9).

Sejauh ini polisi sudah meminta keterangan dari Amat serta beberapa saksi di lokasi kejadian. "Sementara keterangan baru dari pihak Amat untuk bisa dilanjutkan harus menunggu keterangan dari pihak satunya lagi, si Ula," tegasnya.

Sementara itu, Amat sendiri saat ini dipulangkan ke rumahnya, lantaran masih harus menjalani perawatan jalan. "Sementara kita pulangkan, karena dia juga mesti harus berobat jalan, tapi tetap kami pantau keberadaannya," tandas Subari.

Untuk diketahui, dari keterangan kepolisian menyebutkan, aksi penganiayaan itu terjadi dua kali. Pertama pada Selasa (10/9) malam sekira pukul 20.00 Wita. Sementara aksi kedua terjadi pada Rabu (11/9) pagi sekira pukul 06.00 Wita, yang di mana pada aksi kedua ini korban melawan yang membuat keduanya mengalami luka parah.

Awal mula kejadian saat Amat bertemu dengan Ula di jembatan Gang Grehon, pada Selasa (10/9) malam sekira pukul 20.00 Wita. Saat itu keduanya asik ngobrol dan Ula pun meminta sebatang rokok kepada Amat. Di tengah obrolan mereka, tiba-tiba saja Ula mengeluarkan sebilah parang dan menimpaskan ke arah Amat.

"Tiba-tiba Ula ini menimpaskan parang yang dibawanya dari rumah dan ditangkis oleh Amat sehingga melukai jari kelingking, jari manis dan tengah tangan kiri," beber Kapolsek Supartono.

Usia kejadian itu, Amat tidak membalas. Dia pergi menuju rumah pamannya bernama Adan yang tinggal di Gang Grehon. Rupanya keesokan paginya sekira pukul 06.00 Wita, Ula mendatangi rumah Adan untuk menemui Amat untuk membicarakan masalah pekerjaan. Setelah bertemu Amat, mereka kembali ngobrol. Ula pun meminta sebatang rokok kepada Amat. Ketika Amat lengah, Ula kembali mengeluarkan parang dan mengayunkan ke arah Amat.

"Ula ini menimpas lagi ke arah kepala dan ditangkis dengan tangan kiri, sehingga melukai telapak tangan kiri Amat," paparnya.

Amat pun kemudian membela diri dengan mendorong Ula. Akan tetapi dorongannya dibalas dengan timpasan bertubi-tubi ke arah Amat, sehingga mengenai kepala bagian atas dan belakang.

Kemudian Amat berusaha menghindar sambil mencari parang di dalam rumah, kemudian balas menimpas Ula. Alhasil Ula mengalami sejumlah luka timpasan di antaranya mengenai jari tangan, hidung, bibir bawah, pelipis kiri, dahi, dan dada.

"Keduanya langsung kami bawa ke rumah sakit untuk dilakukan visum keduanya," tegasnya. (pri/cal)




Moderated by Redaksi


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di