Tahun Depan Pengangguran Dapat Tunjangan

Seluruh Indonesia Hanya 2 Juta Orang


26 Sep 2019, 13:47:57 WIB

Tahun Depan Pengangguran Dapat Tunjangan

TUNGGU BUKTINYA: Kartu prakerja yang dijanjikan Presiden Jokowi untuk membantu pengangguran atau prakerja.


BalikpapanPos-online.co.idPengangguran merupakan sebuah fenomena sosial yang hingga kini sulit dituntaskan pemerintah. Utamanya di kota-kota besar, yang mana menjadi tujuan masyarakat untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Tidak terkecuali Kota Balikpapan.

Namun, kota yang menjadi pintu gerbang Kalimantan Timur ini setiap tahunnya terselip masalah pengangguran. Angkanya pun cukup tinggi. Dari Januari hingga Juli 2019 tercatat, angka pengangguran mencapai 10 persen dari jumlah penduduk atau 30 ribu lebih orang.

Berbagai upaya pun telah dilakukan. Tidak hanya pemerintah daerah, namun juga pemerintah pusat. Terbaru, pemerintah memastikan akan memberikan insentif bagi para lulusan SMA/SMK dan perguruan tinggi serta korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Tunjangan atau insentif ini diberikan kepada pengangguran yang mengikuti program Kartu Pra Kerja, program yang menjadi janji Jokowi jika terpilih kembali menjadi presiden.

Tujuannya tak lain untuk meningkatkan keterampilan masyarakat. Tidak ada batasan umur bagi masyarakat yang ingin mengakses program tersebut. Program ini rencananya akan mulai diberlakukan tahun depan. Insentif yang diberikan pemerintah sebesar Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu tiap bulannya selama tiga bulan. Namun, pemberian insentif hanya diberikan kepada 2 juta jiwa seluruh Indonesia.

Cara untuk menjadi peserta pun cukup mudah. Hanya mendaftar melalui aplikasi yang dikelola project management officer (PMO) Kementerian Ketenagakerjaan. Setelah mendaftar, peserta akan mengikuti pelatihan sesuai keterampilan atau keinginannya.

Program itu pun disambut baik oleh warga Balikpapan. Salah satunya Radian Yusuf. Menurutnya, intensif yang diberikan akan membantu kebutuhan para pengangguran.

“Tentu akan membantu pencari kerja. Apalagi, lamaran kerja sekarang mulai beralih via e-mail. Jadi, pengeluaran mereka pun berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Meski demikian, dia berharap, program tersebut dapat tepat sasaran. “Kan pendaftaran lewat aplikasi, takutnya nanti orang yang sudah punya pekerjaan ikut daftar juga. Karena kebanyakan mereka yang sudah punya kerjaan tidak daftar ke dinas terkait,” ungkap pria yang akrab disapa Radian ini.

Hal senada juga diungkapkan Ayu Rachel. Warga yang tinggal di kawasan Kilometer 10 ini mengatakan, program itu akan memberikan dampak positif bagi mereka yang masih mencari kerja.

“Bagi kami yang mencari kerja, utamanya yang masih sendiri, tentu ini sangat membantu. Namun, bagi mereka yang berumah tangga, tentu besaran insentif itu masih jauh dari kata cukup. Kita ketahui bersama, biaya hidup di Balikpapan itu sangat tinggi,” terang perempuan yang akrab disapa El ini.

Dia pun berharap, kuota penerima insentif diperbanyak, mengingat jumlah pengangguran di Indonesia sangat besar. “Semoga saja ke depannya ditambah kuota penerimanya, sehingga dapat dirasakan dan membantu lebih banyak masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaaan,” pungkasnya. (dia/ono)




Moderated by adminbp


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di