Tabur Garam Tambahan Bisa Meninggal Lebih Cepat




05 Agu 2022, 08:49:22 WIB

Tabur Garam Tambahan Bisa Meninggal Lebih Cepat

Ilustrasi Garam (Allex Qomarulla/Jawa Pos)


SEJUMLAH restoran atau rumah makan seringkali menyediakan garam bubuk tambahan di atas meja. Jika seseorang sangat menyukai rasa asin, umumnya mereka menambahkan garam lagi ke atas makanan mereka. Kebiasaan ini tak baik bagi kesehatan dan memicu kematian lebih cepat.

Dalam penelitian disebutkan, menambahkan garam tambahan ke makanan sebelum dimakan memiliki 28 persen peningkatan risiko kematian dini. Para peneliti menemukan bahwa pada usia 50, orang yang selalu menambahkan garam ke makanan mereka sebelum makan, angka harapan hidup berkurang 1,5 tahun (untuk perempuan) atau 2,28 tahun (untuk pria).

 

Pada orang berusia antara 40 dan 69 tahun, sekitar 3 dari setiap 100 orang meninggal sebelum waktunya. Tambahan konsumsi garam menunjukkan satu orang tambahan per 100 orang bisa meninggal lebih awal.

“Sepengetahuan saya, penelitian kami adalah yang pertama menilai hubungan antara menambahkan garam ke makanan dan kematian dini,” kata Penulis utama Profesor Lu Qi, dari Tulane University School of Public Health and Tropical Medicine di New Orleans, AS, seperti dilansir dari Diabetes.co.uk, Kamis (4/8).

Ini memberikan bukti baru untuk mendukung rekomendasi agar memodifikasi perilaku makan untuk meningkatkan kesehatan. Bahkan pengurangan sederhana dalam asupan natrium, dengan menambahkan lebih sedikit atau tanpa garam pada makanan di meja, kemungkinan besar akan menghasilkan manfaat kesehatan yang substansial.

Metode Penelitian

Penelitian melibatkan lebih dari 500 ribu orang, melihat lebih dekat berapa banyak orang yang menambahkan garam ke makanan mereka sebelum makan, selain garam yang mungkin ditambahkan selama proses memasak. Para peserta diikuti selama rata-rata 9 tahun, dengan kematian dini digolongkan sebagai kematian sebelum usia 75 tahun.

 

“Meneliti kebiasaan menambah garam masyarakat memang sulit karena beberapa makanan, terutama makanan olahan, sudah memiliki kadar garam yang tinggi,” katanya.

Garam dikaitkan dengan peningkatan risiko tekanan darah tinggi, stroke, dan kanker  Profesor Qi mengatakan menambahkan garam ke makanan di meja adalah perilaku makan umum yang secara langsung berkaitan dengan preferensi seseorang untuk mendapatkan makanan yang terasa asin.

“Menambahkan garam di meja menyumbang 6-20 persen dari total asupan garam dan menyediakan cara unik untuk mengevaluasi hubungan antara kebiasaan asupan natrium dan risiko kematian,” katanya seperti sudah dalam dilaporkan dalam European Heart Journal. (jpc/han)




Moderated by Admin Sosmed BalPos


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di