Rizal Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara




11 Okt 2019, 15:46:15 WIB

Rizal Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

MASUK SEL: Rizal ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penculikan bayi umur satu bulan.


balikpapanPos-online.co.idPENAJAM- Polsek Penajam telah menetapkan Rizal sebagai tersangka atas kasus dugaan penculikan bayi berusia satu bulan. Rizal kini sudah mendekam di sel tahanan Polsek Penajam dengan dijerat pasal 76 F subsider Pasal 83 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 328 KUHP. Ancaman hukumannya paling singkat 4 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.

 

"Pasal 76 F itu, setiap orang dilarang menempatkan,membiarkan,melakukan,menyuruhmelakukan, atau turut serta melakukan penculikan, penjualan, dan atau perdagangan anak. Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 76 F terancam pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling sedikit Rp 60 juta dan paling banyak Rp 300 juta. Sementara Pasal 328 KUHP, barang siapa membawa pergi seorang dari tempat kediamannya atau tempat tinggalnya sementara dengan maksud untuk menempatkan orang itu secara melawan hukum dibawah kekuasaannya atau kekuasaan orang lain, atau untuk menempatkan dia dalam keadaan sengsara, diancam karena penculikan dengan pidana penjara paling lama 12 tahun," jelas Kapolsek Penajam Iptu Muhlis pada media ini, Kamis (10/10).

Bayi laki-laki berusia satu bulan yang diduga diculik di ayunan dalam kamar di RT 4, Kelurahan Gunung Seteleng, Kecamatan Penajam,Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Sabtu (5/10) siang, membuat geger warga setempat. Setelah diselidiki oleh pihak kepolisian, anak ketiga dari pasangan Abdul Muis (34) dan Rahmawati Kadir (33) tersebut ternyata dibawa secara diam-diam ke Paser Belengkong, Kabupaten Paser oleh Rizal. Di depan penyidik, Muhlis mengatakan, teraangka Rizal mengaku membawa keponakannya tersebut untuk menunjukkan kepada orangtuanya dan mengakui bayi itu anak kandungnya dari hasil pernikahannya dengan Jumriah. Karena sembilan bulan lalu, Jumriah berbohong kepada mertuanya, bawa ia sedang hamil. Sejak keponakannya lahir, Jumriah turut membantu kakaknya untuk mengasuh sang bayi.

Kesempatan itu, Jumriah sementara tinggal bersama kakaknya di Gunung Seteleng dan Rizal di Paser sering video call.

Setiap kali video call, Rizal juga memperlihatkan sang bayi tersebut kepada orangtuanya. "Motifnya membawa keponakannya diam-diam ke Paser. Karena ingin menunjukkan kepada orangtuanya. Kalau dia sudah punya anak, padahal anak tersebut adalah anak iparnya di Penajam," terang Muhlis.

Rizal ditangkap di Kandilo, Kabupaten Paser pada Minggu (6/10) sore. Dan ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara padaSenin (7/10). Muhlis menyatakan, istri Rizal, Jumriah yang sebelumnya diduga bersekongkol dengan suaminya untuk membawa keponakannya ke Paser, hanya berstatus sebagai saksi.

"Jumriah hanya sebagai saksi," terangnya.

Sebelumnya, orangtua bayi hendak mencabut laporan. Karena pelaku adalah keluarganya sendiri. (kad/rus)




Moderated by Redaksi


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di