Proyek Pengerjaan Drainase Gagal Lelang

Pedagang Pasar Sepinggan Harus Bersabar


23 Sep 2019, 12:40:39 WIB

Proyek Pengerjaan Drainase Gagal Lelang

LANGGANAN BANJIR: Kawasan Pasar Sepinggan sering dilanda banjir karena drainase tidak layak. DPU Balikpapan kembali memasukkan dalam proses lelang pengerjaan drainase.


BALIKPAPAN – Dalam upaya penanganan masalah banjir di Pasar Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, saat ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan belum dapat melaksanakan proyek dalam waktu dekat ini.

Sebab, setelah dilakukan proses lelang beberapa waktu lalu, ditemui kenyataan pahit dan di luar perkiraan, terjadi gagal lelang. Sehingga pedagang atau warga sekitar Pasar Sepinggan harus kembali menunggu dan bersabar untuk dilakukannya pengerjaan pada drainase untuk mengatasi luapan air setiap hujan deras mengguyur.

Namun demi mewujudkan harapan pedagang maupun pembeli guna tercipta transaksi jual beli nyaman,  DPU langsung bergerak cepat untuk mencari pemenang lelang dan akan melakukan pengerjaan yang menyebabkan banjir atau air meluber hingga di bahu jalan pada kawasan pasar tersebut.

“Proyek drainse Pasar Sepinggan gagal lelang. Tapi kami langsung memasukkan lelang ulang lagi,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Drainase DPU Kota Balikpapan Rita, saat ditemui di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Rita berharap segera diketahui pemenang lelang untuk Pasar Sepinggan itu. Dirinya menaruh harapan besar kepada pedagang untuk aktif terlibat dalam melakukan perawatan fasilitas umum (fasum) seperti pada saluran drainasenya.

“Kami lakukan Gaban (Gerakan Bersih Saluran) setengah mati saat itu. Mungkin orang yang punya toko di situ (Pasar Sepinggan) dapat lebih terlibat merawat drainase dengan berbagai dan bagaimana caranya. Karena dampaknya ke mereka (pedagang) juga,” terang dia.

Dirinya belum dapat memastikan kapan bakal dilakukan realisasi pengerjaan, untuk mengatasi banjir yang sudah jadi langganan di Pasar Sepinggan. Ia menaruh harapan besar, proses lelang yang dilaksanakan DPU, dapat segera diketahui pemenang lelang.

Dengan kendala yang dihadapi DPU untuk penanganan saluran drainase yang kembali mengalami penundaan itu, salah seorang pedagang Anto mengaku kecewa. Mengingat kala itu angin segar berhembus, bahwa telah masuk proses lelang beberapa bulan lalu. Namun dirinya tak dapat berbuat banyak, hanya saja mendoakan untuk mendapatkan hasil terbaik bagi persoalan klasik di Pasar Sepinggan.

“Ya pasti kecewa, soalnya dulu informasinya sudah masuk lelang dan tinggal menunggu pemenangnya. Tapi ini gagal lelang. Semoga saja dengan kembali masuk lelang tak terjadi hal serupa, atau hal yang dapat menghambat dan menunda pengerjaan,” harap Anto.

Dari informasi yang diterima media ini, penanganan yang bakal dilakukan nantinya, menyambungkan drainase bagian hilir, yakni Jalan Marsma R Iswahyudi, tepatnya di RT 25 Sepinggan, menuju jalan raya pada Kelurahan Sepinggan Raya. (wal/ono)




Moderated by Redaksi


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di