PHRI Apresiasi UMKM Jajanan Tradisional

Rina: Perlu Dukungan Semua Pihak Mengembangkan Usaha


19 Nov 2020, 11:30:49 WIB

PHRI Apresiasi UMKM Jajanan Tradisional

BANGKIT: Rina (jilbab ungu) saat mencicipi dan menilai panganan karya salah satu peserta lomba yang berpotensi berkembang, kemarin (18/11).


balpos.com, TANA PASER- Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Paser, Rina Nirmala mengapresiasi masyarakat yang terlibat dalam usaha menengah kecil dan mikro (UMKM). Dalam kegiatan lomba ketahanan pangan yang berlangsung di Hotel Mama Rina, Rabu (18/11), menunjukkan semangat mengembangkan usaha dan perekonomian.

"Selain sebagai undangan juga sebagai dewan juri dalam rangka menilai hasil lomba kue jajanan tradisional ini," ujar Rina Nirmala menjawab Paser Pos. 

Penilaian yang dilakukan mengenai rasa dan tampilan, keseimbangan gizi hingga kebersihan. Ditanya soal perkembangan UMKM jajanan tradisional melihat kondisi Covid-19 yang masih berkembang Rina menyebut cenderung mempengaruhi UMKM yang ada di Paser.

Langkah dinas terkait untuk mensosialisasikan pentingnya pengelolaan ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19, salah satu yang terpenting adalah dengan memperhatikan keseimbangan gizi.

Mewakili PHRI, dia mengapresiasi langkah dinas terkait, walaupun antusias para UMKM desa belum terpenuhi maksimal lantaran mungkin dikarenakan kondisi Covid-19. 

"Semoga ini memicu semangat para ibu khusus para pengembang usaha jajanan tradisional yang ada di Paser," harapnya.

Harusnya, lanjut Rina, pelaku usaha seperti ini di setiap desa jadi perhatian, kemudian hasilnya bisa dikerjsamakan dengan pelaku usaha lain seperti perhotelan dan restoran. 

"Hasil karya makanan olahan desa yang dikemas bisa jadi oleh-oleh pengunjung dan bisa dinikmati di restoran atau rumah makan. Ini bisa jadi PAD (pendapatan asli daerah,Red.) sehingga menjadi pemasukan daerah," terangnya

Selain itu, pelaku usaha mikro desa juga merasa terbantu dengan peran semua pihak, walaupun yang lebih penting adalah keaktifan peran steakholder. Sebagai pengurus PHRI menilai kondisi Covid-19 mengakibatkan ketahanan ekonomi terganggu bahkan semua sektor. 
Pelaku usaha di Paser banyak mengeluh dengan beban yang berat untuk mengolah usaha. "Semoga ini cepat berlalu. Masyarakat tetap memperhatikan protokol kesehatan dan selalu jaga kesehatan," ujar Rina. (***/bp-1/die/cal) 




Moderated by BalPos


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2020
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
KALTIM UMUM 2.981.378,72
BALIKPAPAN UMUM 3.069.315,66
BERAU UMUM 3.386.593,23
BONTANG UMUM 3.182.706,00
KUBAR UMUM 3.309.555,00
KUKAR UMUM 3.179.673,00
KUTIM UMUM 3.140.098,00
PASER UMUM 3.025.172,00
PPU UMUM 3.363.809,79
SAMARINDA UMUM 3.112.156,40

Temukan juga kami di