Pemkot Gelontorkan Rp 73,3 M




20 Sep 2019, 12:06:27 WIB

Pemkot Gelontorkan Rp 73,3 M

ANGGARAN PILKADA:Wali Kota Rizal Effendi dan Ketua KPU Noor Thoha, menunjukan berkas berita acara penandatangan NPHD, di Hotel Bahtera, Kamis (19/9).


BALIKPAPAN-Wali Kota Rizal Effendi, Ketua KPU Noor Thoha dan Ketua Bawaslu Agustan melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) senilai Rp 73,3 miliar untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Balikpapan 2020, di Hotel Bahtera, pada Kamis (19/9)

Menurut Wali Kota Rizal Effendi, dana hibah akan dibagi dua, yaitu pertama diserahkan pada 2019 dan 2020. Dari total Rp 73,3 miliar tersebut, untuk KPU Balikpapan dianggarkan sekira Rp 53 miliar, Bawaslu sekira Rp 11 miliar, dan keamanan Rp 7,8 miliar.

"Nanti untuk KPU ada yang lewat APBD Perubahan 2019 sebesar Rp 22 miliar. Sementara untuk Bawaslu Rp 4,6 miliar, dan keamanan Rp 1,5 miliar. Kita salurkan di 2019, sisanya di 2020. Dana akan dicairkan secepatnya dan bisa langsung diproses," terangnya, kemarin.

Terkait usulan kenaikan honor Ad Hoc, sebesar Rp 10 miliar. Menurut Rizal akan dimasukkan pada 2020 apabila telah memenuhi persyaratan.

"Nanti masuk di APBD murni atau perubahan. Karena untuk APBD murni 2020 sudah dilakukan penandatanganan KUA PPAS dengan DPRD periode lama," tandasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha mengatakan, setelah NPHD ditandatangani maka Pilkada Balikpapan segera dimulai.

"Terlebih dari KPU RI juga sudah meminta agar penandatanganan NPHD tidak melewati tanggal 1 Oktober," katanya.

Untuk Pemkot Balikpapan tidak ada masalah terkait pembahasan anggaran Pilkada.

"Skema pendanaan kami, dari Rp 53 miliar, pertama di 2019 akan dicairkan 40 persen dari total keseluruhan anggaran. Selebihnya nanti di 2020, akan dicairkan 50 persen lalu 10 persen. Kami sudah berbicara mengenai tahapan pencairan yang 40 persen paling tidak 14 hari setelah penandatanganan," jelas Thoha.

Dengan penandatanganan NPHD ini, artinya proses sosialisasi oleh KPU pun sudah dimulai. Terutama untuk proses pencalonan dari jalur independen. Ia menyebut, ini sangat krusial agar masyarakat cepat mengetahui tata cara dan syarat-syarat yang diperlukan dalam pencalonan independen ini.

"Kemudian untuk launching Pilkada Balikpapan yang kami rencanakan 1 Oktober akan digeser 9 Oktober. Pelaksanaannya kami akan mengundang seluruh stakeholder serta masyarakat. Kurang lebih ada 3.000 undangan," tandasnya. (cha/vie)




Moderated by Redaksi


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di