Pemkot dan Loka POM Sidak Pasar Ramadan

Pastikan Makanan dan Minuman Aman dari Zat Berbahaya


17 Apr 2021, 10:08:10 WIB

Pemkot dan Loka POM Sidak Pasar Ramadan

PANTAU MAKANAN:Wali Kota Rizal Effendi didampingi Loka POM dan jajaran Forkopimda melakukan sidak pasar Ramadan di kawasan Terminal Balikpapan Permai, Kamis (15/4)


BALIKPAPAN-Pemerintah Kota Balikpapan bersama Loka POM dan sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Balikpapan menggelar inspeksi mendadak (sidak) bahan pangan di Pasar Ramadan, Terminal Balikpapan Permai (BP), pada Kamis (15/4).

Sidak dilakukan untuk mengantisipasi adanya makanan mengandung zat berbahaya bagi masyarakat di bulan suci Ramadan.

Para petugas yang tiba di lokasi langsung mengambil sampel beberapa bahan makanan yang dijual di pasar Ramadan. Diantaranya makanan olahan, seperti es campur, kue basah dan beberapa makanan lain.

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, sidak itu dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat. Pemerintah hendak memastikan makanan yang dijual telah teruji kelayakan dan mutunya.

Selai itu, pelaksanaan pasar Ramadan tersebut harus menerapkan protokol kesehatan, agar tidak menjadi klaster baru

Ia menjelaskan, pengunjung pasar Ramadan yang datang akan dilakukan pengecekan suhu tubuhnya, karena salah satu syarat membuka pasar Ramadan adalah protokol kesehatan. Kemudian kehalalan makanan yang dijual.

"Ada beberapa jajanan atau dagangan diambil sampelnya. Antara lain es campur, kue basah, lauk-pauk dan lainnya. Kemudian bagaimana penyajian keamanannya. Juga melihat apakah bahannya semua sudah benar dan layak konsumsi,” tuturnya.

"Kami ingin memastikan bahwa bahan pangan yang tersedia memenuhi standar kesehatan dan standar keamanan. Artinya itu aman untuk dikonsumsi," kata Rizal saat memantau sidak.

Sementara itu, Kepala Loka POM Balikpapn, Sumiyati Haslinda menambahkan, sejauh ini ada belasan sampel yang telah diambil, semoga tidak ditemukan adanya kandungan berbahaya.

Dengan dilakukannya pengecekan ini, maka masyarakat bisa lebih tenang dalam membeli jajanan di pasar ramadan.

Dia mengatakan, pihaknya akan terus melakukan sampling secara acak dan merata di tiap pasar Ramadan. Hal tersebut dilakukan, agar zat berbahaya seperti rhodamin B, metanil yellow, formalin, boraks dan lainnya, tidak dikonsumsi masyarakat.

"Tadi sudah selesai diperiksa semua, hasilnya negatif formalin dan boraks. Kalau pewarna ada yang pakai cuma kategori aman," ujarnya.(bp-7/vie)




Moderated by BalPos (dika)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di