Pansus 1 DPRD Paser Bahas Raperda Penyertaan Modal ke Bankaltimtara

Tunggu Kajian, Pemkab Paser Perlu Manambah Investasi


12 Mei 2023, 08:42:41 WIB

Pansus 1  DPRD Paser Bahas Raperda Penyertaan Modal ke Bankaltimtara

PANSUS DPRD: Pantia Khusus (Pansus) I DPRD Paser melakukan rapat pembahasan Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal ke Bankaltimtara (foto: tomi/Paser pos)


TANA PASER- Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Paser menggelar rapat bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Paser Katsul Wijaya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan pihak Bankaltimtara Cabang Paser, di ruang rapat pimpinan DPRD Paser, belum lama ini. Rapat membahas  Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal ke Bankaltimtara.

Ketua Pansus I DPRD Paser Hamransyah mengatakan usai mengadakan rapat dengan Sekda Paser serta dengan para OPD terkait dan pihak Bankaltimtara Cabang Paser, Pansus I DPRD masih  menunggu kajian investasi Pemkab Paser mengenai Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2022 tentang Penambahan Penyertaan Modal ke Bankaltimtara. Pasalnya ini merupakan Perda penyertaan modal maka kajian investasi sesuatu yang wajib.

"Intinya yang ditunggu Pansus I DPRD Paser yaitu kajian investasi," kata Hamransyah, kepada Balikpapan Pos, Kamis (11/5).

Hamransyah melanjutkan, hasil kajian investasi nantinya  menjadi penentu nilai investasi pada bank Kaltimtara ke depannya. Saat ini kajian investasi tersebut sedang dalam proses pembuatan oleh pihak yang telah ditunjuk melalui surat keputusan bupati Paser, dan Bupati sudah mengeluarkan surat keputusan terkait penunjukan pihak yang melakukan kajian.

"Jadi kita tunggu itu dulu karena ini baru tahap awal penggodokan Raperda penyertaan modal ini," jelasnya.

Sementara untuk draft penyertaan modal, kata Hamransyah, tidak mengalami perubahan, hanya nilai investasi yang berubah. Pasalnya memang Pemkab PPU perlu menambah investasi untuk mengangkat great, karena great  berpengaruh pada deviden. Bankaltimtara merupakan perbankan milik Pemerintah Daerah, dan jika Pemerintah Daerah menarik semua saham yang dimiliki maka perbankan tersebut dipastikan bangkrut. Sehingga merupakan suatu kewajiban daerah untuk terus menambah investasi.

"Jadi di situ ada buku satu, buku dua, dan kita berada di buku dua. Artinya nilai investasi di Bankaltimtara antara Rp 1 triliun sampai dengan Rp 5 triliun nilai modalnya," katanya.

Hamransyah menambahkan, saat ini modal yang dimiliki Bankaltimtara kurang lebih sebesar Rp 3,6 triliun, diharapkan kedepannya  ada penggabungan dari modal Pemerintah Kaltim dan Kaltara.

"Semua pemegang saham menginginkan, modal itu sekitar Rp 10 triliun, terbagi dari Kaltim dan Kaltara beserta dengan Kabupaten/Kota," tegasnya. (tom/ono)




Moderated by Admin Sosmed BalPos


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di