Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan Balikpapan Meningkat 0,15 Persen




18 Feb 2021, 14:16:21 WIB

Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan Balikpapan Meningkat 0,15 Persen

Achmad Zaini


BALIKPAPAN-Angka kemiskinan di Balikpapan pada 2020 mengalami peningkatan 0,15 persen menjadi  2,57 persen dari tahun sebelumnya sebesar 2,42 persen akibat pandemi Covid-19.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan Achmad Zaini mengatakan, angka kemiskinan di Balikpapan sangat dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak Maret 2020.

"Ini dampak nyata dari Covid-19, yakni jumlah penduduk miskin di Balikpapan mengalami peningkatan," katanya kepada media ini, di kantor BPS, Rabu (17/2).

Dengan angka kemiskinan sebesar 2,57 persen dari total jumlah penduduk, kata dia, maka ada sebanyak 17.020  warga yang masuk dalam kategori penduduk miskin.

Menurut Zaini, pada 2019, ada sebanyak 15.780 penduduk miskin, atau sebesar 2,42 persen dari total jumlah penduduk Balikpapan.

Ia menjelaskan, indeks kedalaman kemiskinan Balikpapan naik dari 0,26 pada 2019 menjadi 0,38 pada 2020, dan indeks keparahan kemiskinan di Balikpapan naik dari 0,06 di 2019 menjadi 0,12 di 2020.

"Kemudian garis kemiskinan perkapita perbulan di Balikpapan 2020 sebesar Rp 613.622. Nilai yang naik menjadi 0,38 menunjukan terjadi peningkatan rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan," tuturnya.

Sementara dari status pekerjaan yang tidak bekerja sebanyak 43,24 persen dan 19,85 persen pekerja disektor formal dan sisanya bekerja di sektor informal. Selain itu, 44,37 persen penduduk miskin Balikpapan bekerja di sektor bukan pertanian dan 12,39 persen bekerja di sektor pertanian.

"Penduduk miskin di Balikpapan pada 2020 sebagian besar atau 69,96 persen berpendidikan tidak tamat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP)," akunya.

Dirinya menambahkan, penduduk miskin usia 15 tahun keatas, berdasarkan pendidikan yang ditamatkan terbesar berada pada jenjang pendidikan tamat SD dan SLTP, yaitu sebesar 55,25 persen pada 2020.

"Seluruh penduduk miskin di Balikpapan sudah tidak buta huruf. Artinya seluruh penduduk miskin di Balikpapan memiliki angka literasi yang tinggi dan sudah memiliki kesadaran akan pentingnya kemampuan membaca dan menulis," ujarnya.(bp-7/vie)




Moderated by BalPos


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di