Managemen PT SSP Tegaskan Tidak Bermaksud Melecehkan Pengusaha Lokal




14 Sep 2021, 08:55:02 WIB

Managemen PT SSP Tegaskan Tidak Bermaksud Melecehkan Pengusaha Lokal

BALIKPAPAN-Terkait dengan kejadian  demo para pakerja akibat telat memberikan gaji, manajemen PT  Satyamitra Surya Perkasa (SSP) meluruskan kembali pernyatannya di Balikpapan Pos. GA PT SSP Arif Budiono mengatakan, kalimat yang menyatakan pengusaha lokal Balikpapan tidak ada yang mampu bekerja di proyek RDMP, menurut Arif bukan maksud melecehkan melecehkan pengusaha lokal.

“Saya tidak mau mengatakan bahwa pengusaha lokal tidak kuat modal. Saya yakin banyak pengusaha lokal yang kuat modal. Saya hanya minta media agar mencoba mencari tahu apakah masalahn ya karena modal, apa masalah teknis sehingga pengusaha lokal tidak banyak yang terlibat dalam pekerjaan RDMP,” ujarnya.

 Arif pun menyebutkan beberapa nama pengusaha lokal bermodal kuat modal namun tak mau mengambil pekerjaan di RDMP karena sistem pembayaran 3 bulan. “Mereka modalnya kuat, tetapi tak mau mengambil pekerjaan di RDMP. Karena berat, sistem pembayaran 3 bulan. Untuk pekerja lokal, kami dari perusahaan selalu berjuang untuk mereka,” tegas Arif yang didampingi salah satu stafnya saat datang ke Balikpapan Pos, Minggu (12/9) malam.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, beberapa pekan ini beredar luas di media sosial sebuah video yang menampilkan ratusan pekerja sedang melakukan aksi unjuk rasa menuntut pembayaran gaji mereka yang belum dibayarkan oleh pihak perusahaan. Setelah diusut ternyata ratusan pekerja itu adalah pekerja PT  Satyamitra Surya Perkasa (SSP) perusahaan asal Jakarta yang menjadi sub kontraktor proyek RDMP Pertamina Balikpapan. Ketika dikonfirmasi Balikpapan,  Managemen PT SSP tidak memungkirinya bahwa video tersebut adalah pekerja mereka yang melakukan demo pada tanggal 16 Agustus 2021 lalu untuk menuntut pembayaran gaji.

Personalia GA PT SSP Arif Budiono mengatakan, telatnya gaji karena sistemnya kalau satu tidak gajian,  tidak gajian semua. “Waktu peristiwa demo itu tanggal 17 Agustus  atau 16 kalau tidak salah. Itu sampai 200 an pekerja yang belum gajian waktu itu. Tapi hari ini (kemarin,red) sudah gajian, " ungkap personalia GA PT SSP Arif Budiono, Kamis (9/9).

Lebih lanjut Arif mengutarakan bahwa perusahaan tempat ia bekerja terlambat membayar gaji disebabkan sistem pembayaran di RDMP JO yang memakai sistem tiga bulan pembayaran yang dinilai Arif menyulitkan kontraktor. (moe/ono)




Moderated by Admin Sosmed BalPos


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di