Ketahui Dosis Tepat Vaksin Booster Pfizer, AstraZeneca dan Moderna




14 Jan 2022, 09:20:38 WIB

Ketahui Dosis Tepat Vaksin Booster Pfizer, AstraZeneca dan Moderna

DOSIS: Warga menerima vaksin booster di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Rabu. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)


PEMERINTAH secara resmi memulai vaksinasi booster di sejumlah fasilitas kesehatan. Beberapa vaksin booster yang diizinkan di antaranya adalah vaksin Moderna, Pfizer dan Astrazeneca. Sesuai hasil riset, sudah ditentukan peruntukkan jenis dan merek vaksin booster bagi setiap orang. Penentuan didasarkan pada vaksin primer dosis 1 dan 2 yang diterima.

Di Puskesmas Kramat Jati, Rabu (12/1), jenis vaksin yang diberikan adalah Pfizer atau AstraZeneca bagi penerima vaksin primer (dosis 1 dan 2) Sinovac, dan vaksin Moderna bagi penerima vaksin primer (dosis 1 dan 2) AstraZeneca. Dosisnya juga berbeda.

Vaksin booster diberikan setengah dosis dilakukan secara injeksi intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh.

Penyuntikan setengah dosis dilakukan dengan menggunakan jarum suntik ADS 0,3 ml yang telah diberikan tanda ukuran dosis 0,15 ml dan 0,25 ml.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengatakan semua tahapan pelaksanaan vaksinasi booster di Puskesmas Kramat Jati telah dilakukan terutama dalam memastikan persyaratan penerima vaksinasi booster, yakni telah lengkap 2 dosis vaksin dan minimal telah lewat 6 bulan pasca vaksinasi dosis kedua. Sasarannya adalah lansia dan kelompok gangguan imun atau immunocompromised.

“Dosis booster boleh diberikan minimal setelah 6 bulan vaksin dosis 1 dan 2,” kata Maxi.

Secara teknis penerima vaksin booster harus daftar ke aplikasi PeduliLindungi untuk mendapatkan e-ticket. Setelah mendapatkan e-ticket pergi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan vaksinasi booster.

Salah satu warga penerima booster, Parlindungan Simatupang berusia 77 tahun. Ia mengaku vaksinasi booster ini merupakan keharusan untuk mencegah wabah Covid-19 semakin meluas. Ia dan istri kini telah divaksinasi booster. Parlindungan mengajak kepada sesama Lansia untuk divaksinasi booster memanfaatkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah.

“Tentu senang karena ini suatu keharusan untuk menghindari penyakit yang sedang mewabah,” katanya. (jpc/han)




Moderated by Admin Sosmed BalPos 2


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di