Kecamatan Gelar Pertemuan dengan Muspika

Tindaklanjuti Surat Edaran Wali Kota Tentang Karhutla


21 Sep 2019, 11:44:06 WIB

Kecamatan Gelar Pertemuan dengan Muspika

KEMARAU PANJANG: Kebakaran lahan yang terjadi beberapa waktu lalu di Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur. Wali Kota telah mengeluarkan surat edaran untuk mengantipasi karhutla dan kekeringan.


BALIKPAPAN – Adanya surat edaran dari Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi SE terkait dengan musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di banyak wilayah dan memperhatikan perkembangan cuaca yang saat ini cenderung panas dan tanpa hujan, disikapi seluruh kecamatan, termasuk Balikpapan Timur.  Sebab, kondisi terik sangat berpotensi menyebabkan kebakaran atau krisis air bersih nantinya di lingkungan masyarakat.

Menindaklanjuti surat edaran tersebut,, pihak Kecamatan Balikpapan Timur (Baltim) berencana melakukan pertemuan dengan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dan stakeholder pada Senin (23/9) nanti.

“Kami sudah rapat dengan Forkopimda bersama OPD untuk menyikapi keadaan situasi yang sekarang ini sedang berjalan, salah satunya ialah musim kemarau,” kata Camat Baltim Priyono saat ditemui awak media ini di ruang kerjanya, kemarin.

Priyono menerangkan, hasil dari pertemuan tersebut yakni wali kota menginginkan pihak kecamatan dan kelurahan untuk dapat mengantisipasi wilayah-wilayahnya masing. Sehingga pembahasan dengan Muspika harus segera dilaksanakan.

“Kami dari Kecamatan Balikpapan Timur akan mengadakan rapat tingkat Muspika. Ada pimpinan puskesmas, camat, Danramil, dan Polsek Balikpapan Timur. Serta turut hadir dari lurah, KUA Baltim, dan semua stakeholder pada Senin nanti,” sambungnya.

Dalam rapat tersebut setidaknya terdapat beberapa poin yang akan dibicarakan. Yakni persoalan kebakaran, kabut asap, krisis air. Sehingga mencari solusi yang baik dan tepat pada satu pemikiran yang sama.

“Dalam rapat nanti penegasannya yakni masalah lahan, jangan sampai melakukan kegiatan yang sifatnya bisa menyebabkan kebakaran. Serta mencari solusi seandainya terjadi kemarau panjang, pada mana kita mencari titik-titik air yang ada di Balikpapan Timur. Serta kembali melihat pekatnya (asap) kabut dengan bekerja sama dengan puskesmas atau pihak sekolah untuk membagikan masker,” bebernya.

Diterangkannya, dilakukan pencarian atau mendata titik air di Kecamatan Balikpapan Timur (Baltim), hal itu sebagai bahan cadangan untuk menyuplai kebutuhan air bagi masyarakat kalau kemarau berlangsung lama.

“Kami juga meminta kepada KUA di Balikpapan Timur untuk menyampaikan kepada dewan masjid mengenai surat edaran wali kota. Kemudian kami sampaikan kepada warga, baik saat pertemuan atau berpapasan di jalan,” pungkasnya.

Dirinya mengharapkan, surat edaran dari wali kota dapat dijalankan dan diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat dengan saling bekerja sama. “Karena persoalan seperti itu, takkan mampu jika hanya satu pihak yang terlibat,” pungkas Priyono. (wal/ono)




Moderated by Redaksi


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di