Kandungan Ibu Hamil Tetap Sehat di Tengah Pandemi




22 Jul 2021, 10:27:30 WIB

Kandungan Ibu Hamil Tetap Sehat di Tengah Pandemi

Era pandemi Covid-19 membuat semua akses terbatas, termasuk bagi para ibu hamil. Mereka khawatir pergi ke rumah sakit untuk cek kandungan, apalagi kasus sedang tinggi.

Padahal seribu hari pertama kelahiran, penting untuk tumbuh kembang anak. Yaitu sejak usia nol kehamilan hingga anak berusia 2 tahun.

Menyikapi masih rendahnya kesadaran ibu hamil di Indonesia akan asupan gizi selama masa kehamilan, Global Alliance For Improved Nutrition (GAIN) melalui program kerjasama perbaikan gizi masyarakat Kementerian Kesehatan dan PT Agate International (AGATE) dan SALIENT bersama aplikasi game interaktif bernama KIMO, mengedukasi kesadaran sekaligus menstimulasi perubahan perilaku hidup sehat calon ibu agar lebih memperhatikan asupan gizi dan kesehatan selama masa kehamilan. Sehingga memotivasi ibu hamil untuk melakukan kebiasaan hidup sehat yang baru.

“Para calon ibu didorong meningkatkan kesadaran diri akan pentingnya pola hidup sehat dan memperhatikan asupan gizi demi si buah hati,” kata Produser KIMO, Tedy Ardyan, secara daring baru-baru ini.

Dengan begitu, pada calon ibu dapat menjalani kehamilan dengan sehat dan bahagia. Adapun ibu dengan anak dapat mengasuh anak dengan baik. “Era pandemi ini tak menghalangi informasi bagi para bumil. Banyak cara melalui aplikasi teknologi,” katanya.

Data dari WHO menunjukkan bahwa, di Indonesia, sebanyak 177 orang ibu mengalami risiko kematian dari 100.000 kelahiran pada tahun 2017. Sementara pada tahun 2015, sebanyak 13,2 persen bayi dilahirkan dalam keadaan meninggal pada tiap 1.000 kelahiran.

Data yang sama menyebutkan bahwa pada 2018, 12,7 persen dari 1.000 bayi yang lahir meninggal dalam masa neonatus atau neonatal. Adapun angka kematian balita pada tahun 2018 tercatat sebesar 25 persen per 1.000 kelahiran.

Acting Country Representative dari GAIN di Indonesia, dr. Agnes Mallipu, mengatakan masa kehamilan sampai dengan anak berusia dua tahun merupakan periode yang sangat membutuhkan perhatian khusus dalam rangka tumbuh kembang anak. Sayangnya, masih banyak calon ibu yang kurang menyadari hal tersebut.

“Banyak yang tidak menyadari bahwa masa kehamilan sampai dengan anak berusia dua tahun atau 1.000 hari pertama kehidupan adalah periode yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak,” kata Agnes.

Pemberlakuan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19 menyebabkan beberapa kegiatan edukatif-interaktif untuk ibu hamil dan ibu dengan anak bawah dua tahun (BADUTA) seperti modul Emo Demo di Posyandu tidak dapat dilaksanakan secara tatap muka. Maka para bumil harus tetap mendapatkan informasi agar selalu menjaga kesehatan.

“Bumil harus tetap mengonsumsi makanan bergizi selama masa kehamilan, terlebih di masa pandemi ini,” jelas Agnes.(jpg)

 




Moderated by Admin Sosmed BalPos 2


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di