Dua Pebalap Paser Bela Daerah Lain




23 Nov 2022, 10:08:30 WIB

Dua Pebalap Paser Bela Daerah Lain

Teks-Zulkifli Kaharuddin


TANA PASER-Ajang Porprov) VII Kaltim di Berau, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Paser harus kecewa karena tidak ikut berlaga di ajang tersebut, Hal tersebut dikatakan Sekretaris IMI Paser, Zulkifli Kaharuddin, Selasa 22/11).

"KONI Kabupaten Paser tak mengikutsertakan cabor balap motor di Porprov Kaltim kali ini," kata Zulkifli

Ia melanjutkan, begitu mengetahui tak berangkat ke Porprov, di Berau sehingga IMI Passer meminjam atletnya ke daerah lain yakni Ahmad Yandi membela Kabupaten Berau dan Ibrahim membela Kabupaten Kutai Kartanegara.

"2 atlet kami mau tidak mau harus dipinjam daerah lain untuk berlaga di Porprov," jelasnya.

Dengan batalnya berangkat para atlet IMI Paser kata Zulkifli, sudah pasti rasa kecewa menyelimuti para  pengurus IMI, terlebih lagi para pebalap, pasalnya persiapan menuju Porprov telah dipersiapkan jauh-jauh hari, latihan demi latihan intens telah dilakukan.

"Sangat kecewa, apalagi teman-teman atlet sudah berlatih hampir dua tahun untuk mempersiapkan Porprov. Bahkan latihan hingga ke Jawa, tak sedikit anggaran yang dikeluarkan," akunya.

Zulkifli menjelaskan, batalnya berangkat dikarenakan Pemkab Paser dan khususnya KONI Paser tidak menyediakan alat tanding yakni berupa sepeda motor. Dalam ajang tersebut panitia Porprov mewajibkan peserta untuk membeli sepeda motor dalam ajang balap motor 150 cc dan membeli ke panitia agar motor yang digunakan benar-benar imbang keluaran dealer, tanpa dimodifikasi.

"Jenis sepeda motornya Yamaha, karena dari panitia Porprov mewajibkan harus beli motor baru, biar imbang harus sama keluaran dealer, jadi tak ada modifikasi, betul-betul standar semua," terangnya.

Menurutnya, kebutuhan yang diperlukan IMI Paser hanya 2 unit motor saja dengan harga per unit Rp24 juta, dan persoalan itu telah disampaikan ke KONI dan nyatanya tak ada kejelasan sama sekali.

Zulkifli menambahkan, ia sangat menyesalkan kondisi tersebut, semestinya hal ini bukanlah persoalan. Ia pun meyakini jika kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan pebalap telah diketahui KONI, apalagi pada edisi sebelumnya selalu ikut serta.

"Sudah kami tanyakan mengenai yang dibutuhkan, namun KONI dan Disporapar tidak bisa menjamin jadi kami putuskan tidak ikut, padahal potensi meraih medali emas besar sekali untuk Paser," tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Paser, Totok Sumardiono mengatakan, bukan karena sengaja tak mengikutsertakan cabor balap motor namun lebih kepada persoalan anggaran.

"Disini seolah-olah saya tebang pilih bukan kita tak mengikutsertakan, ini yang perlu diralat," tegas Totok  saat di konfirmasi.

Totok melanjutkan, ia mengungkapkan saat itu ia ditelepon oleh pengurus IMI Paser, meminta motor balap dan perlengkapan lainnya yang sekira Rp100 juta. Ia pun menjawab tidak ada anggaran, bahkan tak hanya IMI, Perbakin pun juga kecewa karena tak bisa berangkat.

"Ada anggaran Rp1,5 miliar itupun untuk fokus kostum, training center, dan defile kostum, untuk akomodasi ada di Disporapar seperti makan, hotel dan transportasi," jelasnya.

Diketahui sebanyak 380 kontingen Paser dari 30 cabor diberangkatkan menuju Porprov Kaltim ke VII di Berau, terdiri dari atlet, pelatih dan ofisial. Perhelatan akbar 4 tahun sekali ini secara resmi dibuka pada 26 November dan berakhir 7 Desember 2022.(tom/vie)




Moderated by Admin Sosmed BalPos


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di