DPRD Paser Kunjungi Disdikbud Kukar

Studi Banding tentang Raperda Perlindungan Adat Budaya Paser


13 Sep 2021, 09:53:13 WIB

DPRD Paser Kunjungi Disdikbud Kukar

KUNJUNGAN: Rombongan DPRD Paser saat melakukan kunjungan ke Disdikbud Kukar. IST.


TANA PASER- Panitia khusus (Pansus) III DPRD Paser melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara dalam rangka menggali informasi tentang raperda inisiatif DPRD Paser yakni perlindungan dan kelestarian adat budaya Paser dan tentang baca tulis Alquran, Jumat (10/9) lalu.

Rombongan dipimpin langsung Ketua Pansus M.Aji Jarnawi didampingi anggota Eva Sanjaya, Yairus Pawe, Sutarno, Faturrahman, Ikhwan Antasari, Supian, Lamaludin, Noverie, dan turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Fadly Imawan dan perwakilan Disdikbud Paser.

Rombongan diterima Kabid Kebudayaan Irianto, Kasi Purbakala, Kasi Sejarah, dan Kasi Peserta Didik. Aji Jarnawi menjelaskan, maksud dan tujuan kunjungan ini dalam rangka sharing tentang raperda inisiatif DPRD yaitu perlindungan dan kelestarian adat budaya Paser dan tentang baca tulis Alquran. Diketahui, Kukar sudah lebih awal mempunyai perda tentang adat dan budaya.

"Maka dari itu kami berinisiatif untuk bertukar pikiran dan sharing mengenai raperda yang kami buat ini, dimana ke depan Paser sendiri akan menjadi penyangga ibu kota negara (IKN) dan kami tidak ingin adat dan kebudayaan Paser kami hilang," ucap Jarnawi.

Menyangkut raperda tentang pendidikan baca tulis dan menghafal Alquran, kata Jarnawi, yang mana keinginan tersebut merupakan suatu keharusan yang dimulai dari usia dini, sehingga harapan ke depan tidak ada lagi yang tidak bisa membaca Alquran di Paser, serta harapannya melahirkan para penghafal Alquran di Bumi Daya Taka.

"Mencakup Lembaga Adat Paser, bahasa  dan perlindungan adat yaitu situs-situs sejarah yang mulai sudah tidak diperhatikan dan dengan adanya raperda ini kami harapkan bisa mendapatkan perlindungan yang baik nantinya," imbuhnya.

Dengan adanya masukan dari Disdikbud Kukar terkait raperda inisiatif DPRD Paser ini, semakin memperbanyak referensi untuk bahan pembuatan raperda tersebut.

"Pihak dinas sangat mendukung dan antusias adanya raperda inisiatif ini dan berharap Paser juga dapat membuat raperda tentang Kesultanan Paser, karena Kukar telah menerapkan perda tersebut di tahun 2016. Paser sendiri pun merupakan masih satu rumpun dengan Kesultanan Kukar yang mereka sebut saudara muda dan saudara tua," tandasnya.

Untuk Paser sendiri, raperda untuk kesultanan telah diajukan.

"Paser sudah mengajukan raperda tersebut, mudahan saja di tahun 2022 bisa terlaksana seperti di Kukar. Dan kami mengucapakan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar, dalam pembahasan ini sangat menarik dan banyak sekali pencerahan untuk raperda yang akan kami susun nantinya," ucap Jarnawi.

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar Irianto sangat menyambut baik adanya keinginan pembuatan raperda inisiatif DPRD Paser. Disebutkan, untuk perda kebudayaan di Kukar sudah dimulai tahun 2016 silam, yang mana bentuk perlindungan khasanah kebudayaan yang dimiliki atau Kesultanan Kutai. Dia berharap Paser pun juga dapat menerapkan perda yang serupa.

"Untuk saat ini di Kukar mempunyai 190 cagar budaya dan memiliki 2 museum yaitu Museum Kayu tentang kayu terdapat jenis-jenis kayu. Sedangkan Museum Mulawarman menampilkan asal muasal berdirinya Kerajaan Mulawarman," ujar Irianto.

Irianto menjelaskan, di Kukar sudah ada Perbup Nomor 24 tahun 2016 tentang Gerakan Etam Mengaji. Dan pada tahun 2021 ini telah ditetapkan yaitu tentang pembelajaran dan pembiasaan yang mana targetnya seluruh anak usia sekolah yaitu usia SD sampai SMP harus bisa membaca Alquran.

"Di sini sudah berjalan. Sementara untuk anggaran baru diusulkan juga dengan anggota DPRD Kukar dengan persyaratan 1 guru minimal mengajarkan 20 murid, sehingga bisa diberikan tunjangan," papar Irianto. (tom/cal)




Moderated by Admin Sosmed BalPos 2


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di