BLT Dirasa Tidak Tepat Sasaran

Dikeluhkan Sebagian Warga Tambak Desa Pondong


30 Jun 2020, 12:43:32 WIB

BLT Dirasa Tidak Tepat Sasaran

TIDAK MERATA : Beberapa penambak dari Desa Pondong, Paser yang sempat protes terkait penyaluran BLT.


Balpos.com, TANA PASER - Bantuan sosial dampak pandemi Covid-19 yang disalurkan pemerintah ke semua desa terdampak masih menuai kritik dari sebagian warga, salah satunya adalah Desa Pondong Kecamatan Kuaro.

Salah satu warga dari Desa Pondong yang tidak mau disebutkan namanya bahwa penyaluran bantuan tidak merata sehingga menimbulkan rasa tidak percaya pada perangkat desa.

Ada juga salah satu warga mengatakan baru saja menerima buku tabungan dan belum menerima bantuan baik di tahap satu maupun di tahap dua.

Masyarakat Desa Pondong yang penghasilannya dari nelayan dan tambak juga terdampak sosial dengan adanya pandemi saat ini.

Jangan dikira kerja tambak atau nelayan punya penghasilan yang banyak, kondisi penambak sebelumnya terkena dampak disebabkan sempat terjadi kemarau sebelum adanya pandemi.

Namun para penambak warga Desa Pondong saat ini merasakan dampak pandemi, tapi pembagian bantuan sosial dianggap oleh sebagian penambak belum tepat sasaran.

Saat dikonfirmasi Sekretaris Desa Pondong  Rahmad mengatakan aparat desa sudah berusaha adil dalam membagi bantuan sosial.

Namun juga perlu diketahui bahwa aparat Desa Pondong kesulitan dalam menentukan kriteria yang wajib menerima bantuan sosial baik bantuan BLT Kabupaten maupun BLT Desa.

"Hal ini disebabkan oleh masyarakat yang kurang memahami dan mengerti terhadap kerja pembagian bantuan sosial, padahal bicara dampak sosial dari pandemi corona juga dirasakan oleh semua pihak," kata Sekretaris Desa Rahmad pada Paser Pos, Senin,(29/6) pagi.

Desa Pondong yang dihuni kurang lebih 600 KK tapi kalau bicara data kependudukan ada sekitar 700 KK, untuk penerima bantuan secara global ada sekitar 488 KK dari BST, BLT Kabupaten dan BLT ADD.

"Masyarakat Desa Pondong juga sering membandingkan dengan desa lain sehingga ini menjadi pemicu persoalan mengenai bantuan tersebut," ungkapnya.

Sempat ada usulan warga Desa Pondong ke pemerintah kabupaten dan bertemu sekda untuk meminta tambahan mengenai bantuan sosial.

"Mengenai pembuatan rekening baru saja diberikan pihak BRI sehingga belum terbayar. Di BLT Kabupaten  terjadi kelambatan karena ada usulan baru tersebut," paparnya.

Dari pemerintahan desa berharap kalau ada ruang untuk bisa ditambahkan maka desa berharap kepada pihak kabupaten bisa ditambahkan.

Kemarin sempat keluar dari provinsi sehingga sudah tercover sekitar 31 orang, kalaupun bisa diganti maka diberikan kepada yang belum dapat.

"Masalah BLT ini membuat kekeluargaan dalam masyarakat agak renggang sehingga silaturahmi rusak, dibilang tidak adil oleh sebagian warga," pungkasnya. (bp-1/san)




Moderated by Admin1


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment



Kurs Valuta

UPAH MINIMUM TAHUN 2020
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
KALTIM UMUM 2.981.378,72
BALIKPAPAN UMUM 3.069.315,66
BERAU UMUM 3.386.593,23
BONTANG UMUM 3.182.706,00
KUBAR UMUM 3.309.555,00
KUKAR UMUM 3.179.673,00
KUTIM UMUM 3.140.098,00
PASER UMUM 3.025.172,00
PPU UMUM 3.363.809,79
SAMARINDA UMUM 3.112.156,40