Bandara Tetap Buka Melayani Penumpang Dinas

H-3 Lebaran Idul Fitri, Masih Sepi


11 Mei 2021, 08:56:34 WIB

Bandara Tetap Buka Melayani Penumpang  Dinas

MENJELANG LEBARAN: Bandara SAMS Sepinggan sepi penumpang menjelang lebaran Idul Fitri. Kawit, penumpang pesawat dari Bandara Juanda Surabaya bisa terbang ke Balikpapan karena mengantongi surat dinas


BALIKPAPAN- Pantauan di Bandara Sultan Aji Muhamad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan pada Senin (10/5) H-3 masih terlihat sepi, karena adanya pengurangan jumlah penerbangan serta aturan dari pemerintah bahwasanya masyarakat dilarang mudik. Dengan adanya aturan baru, bandara tetap beroperasi namun aktivitas para pekerja dan penumpang tidak seperti sewaktu masih belum ada larangan mudik.

Penumpang pesawat udara yang akan melakukan perjalanan dari Balikpapan ke luar daerah, maupun sebaliknya mendapatkan perlakuan khusus yang berbeda dari sebelum pelarangan mudik. Sesuai dengan surat edaran dari pemerintah, penumpang yang boleh melakukan perjalanan hanya yang sesuai dengan aturan diantaranya harus menunjukkan rapid test dan surat tugas dari perusahaan atau instansinya bekerja.

Seperti yang dialami oleh penumpang pesawat dari Surabaya bernama Kawit (36) yang melakukan perjalanan hari Minggu (9/5) bahwa selama perjalanan baik darat maupun udara dirinya mendapat perlakuan khusus dari petugas.

"Kalau perlakuan khusus tentu ada, dari surat-surat harus lengkap. Pertama dari rapitd tes antigen, juga surat dinas, itu untuk persyaratannya. Kalau gak ada itu kesulitan," kata Kawit kepada Balikpapan Pos di Bandara SAMS Sepinggan.

Dia katakan untuk pengawasan di darat sewaktu melakukan perjalanan dari rumah ke bandara tidak seketat ketika melakukan perjalanan dari Bandara Juanda Surabaya ke Balikpapan, dan dalam perjalananpun dia tidak mengalami adanya hambatan.

"Alhamdulillah untuk hambatan tidak ada, karena lengkap surat-suratnya jadi lancar. Dari Surabaya tadi semua menunjukkan surat dinas lengkap," imbuhnya. Menanggapi larangan mudik tersebut, dia katakan bahwa hal itu merupakan kebijakan dari pemerintah yang tujuannya baik agar menekan penyebaran virus corona (Covid -19).

Adapun selanjutnya Kawit akan melakukan karantina terlebih dahulu di tempat persinggahan yang sudah disiapkan oleh perusahaan tempatnya bekerja, setelah itu melanjutkan perjalanan ke perusahaannya di Kutai Barat.

Reza (30) salah satu penumpang dari Berau, dia pulang dari tugas pekerjaannya dengan tujuan penerbangan ke Jakarta juga merasakan perlakuan yang berbeda dengan sebelum adanya pelarangan mudik.

"Tujuan kami balik tugas ke Jakarta. Kami tugas dari kantor di Kalimantan Selatan ke Kalimantan Timur," kata Reza di bandara SAMS Sepinggan. Terkait aturan yang diberlakukan saat ini, dia sudah menyiapkan segala persyaratan pendukung untuk melakukan perjalanan.

"Karena sekarang lagi ada pandemi kami menyesuaikan saja untuk persyaratannya. Biasanya surat tugas selalu kami lampirkan kalau bertugas dan  cek kesehatan," imbuhnya.

Adapun perbedaan dalam melakukan perjalanan yang dialaminya yaitu dari pintu masuk sudah diperketat oleh petugas gabungan termasuk dari TNI AU. "Kalau untuk dari pintu masuk tidak seperti biasa, biasanya kami stop di sini untuk pengecekan kesehatan," ujarnya. (bp3/ono)




Moderated by Admin Sosmed BalPos


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di