Asa Kian Menjauh

(2) Persik Kediri v Persiba Balikpapan (0)


20 Sep 2019, 12:12:27 WIB

Asa Kian Menjauh

LUPA CARA MENANG : Lawatan ke Jawa Timur, Persiba Balikpapan meraih hasil buruk. Dua kekalahan didapat secara beruntun. Terakhir saat takluk dua gol atas Persik Kediri.


BALIKPAPAN  -  Peluang Persiba Balikpapan untuk lolos ke delapan besar tampaknya kian menipis. Keinginan untuk meraup poin penuh sirna. Padahal tiga poin sangat dibutuhkan untuk bisa memperbaiki posisi di klasemen. Apalagi tim lain sedang kejar mengejar poin. Ya, Persik Kediri sukses menang dua gol tanpa balas di Stadion Brawijaya, Kamis (19/9) kemarin. Hasil ini memastikan Beruang Madu berharap banyak dari pertandingan lain. Sebab dengan empat laga tersisa, Persiba maksimal hanya mengumpulkan 30 poin, itu pun andai menyapu bersih semua laga tersisa.

Jumlah poin tersebut tidak menjadi jaminan mutlak untuk lolos, apalagi sudah terpaut lima angka dari peringkat keempat yang ditempati Martapura FC. Di sisi lain, tim kesayangan Kota Minyak tersebut sudah tampil 16 pertandingan, lebih banyak satu laga dari tim lain.

Selain berharap ke empat besar, tim kesayangan Kota Minyak ini juga harus mewaspadai untuk tergelincir ke zona merah. Mengingat jarak poin juga tidak begitu moncolok. Hanya terpaut dua angka dari Sulut United di peringkat 10. “Perjalanan masih panjang. Masih ada beberapa pertandingan termasuk tiga laga kandang. Jadi insya allah bisa diatasi dan kami tidak menginginkan semua itu terjadi,” jelas Pelatih Kiper Jarot Supriadi saat jumpa wartawan.

Mantan pelatih kiper Timnas U-19 ini menambahkan laga tadi memang begitu berat. Kekalahan ini bukan hasil yang diinginkan. Apalagi laga tadi disaksikan langsung oleh Balistik. “Mewakili pemain dan offisial meminta maaf atas kekalahan ini. Terutama kepada warga Balikpapan dan Balistik yang sudah datang,” ujarnya.

Memang pada pertandingan kemarin, Persiba seakan tampil kurang menjanjikan. Minim peluang diciptakan. Tanpa kehadiran Satia Bagdja setelah meminta izin untuk menjenguk keluarganya sakit di Jakarta, membuat permainan Persiba tidak berpola. Tuan rumah sejak menit awal memegang kendali permainan. Walhasil Septian Bagaskara sukses mencatatkan brace ke jala Riki Pambudi.  Penggawa timnas tersebut benar-benar menjadi momok. Dia berhasil mengulangi kesuksesannya saat mencetak dua gol di Stadion Batakan pada putaran pertama lalu. “Ada faktor keberuntungan di Persik. Mereka mampu memaksimalkan peluang yang ada, sementara kami tak satupun bisa mencetak gol. Termasuk peluang di depan mata tidak menjadi gol,” jelasnya.

Di kubu Persik, Pelatih Budihardjo Thalib mengatakan di babak pertama anak asuhnya memang terlihat grogi. Imbasnya sulit menciptakan peluang. Padahal sudah diinstruksikan untuk menekan sejak menit awal agar bisa meraup poin penuh pasca kegagalan di dua away Papua. “Bbaak kedua diubah dengan memasukkan pemain berkarakter keras. Hasilnya bisa mencetak dua gol dan memberikan kemenangan,” kata Budihardjo.

Ya permainan keras yang diperagakan membuat Risna Prahalabenta harus absen saat bersua Mitra Kukar lantaran terkena akumulasi kartu kuning. “Pasti ada opsi penggantinya lawan Mitra, karena kami wajib meraih poin penuh di laga berikutnya,” pungkasnya. (ham)




Moderated by Redaksi


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment




UPAH MINIMUM TAHUN 2021
Daerah Sektor Nominal (Rp.)
BALIKPAPAN UMUM 3,069,315
BERAU UMUM 3,386,593
BONTANG UMUM 3,182,706
KUBAR UMUM 3,386,593
KUKAR UMUM 3,179,673
KUTIM UMUM 3,140,000
PASER UMUM 3,025,172
PPU UMUM 3,363,809
SAMARINDA UMUM Update menyusul

Temukan juga kami di